Posted by: Akhmad KHUSYAIRI | March 25, 2011

Efek langsung gempa dan tsunami pada PLTN Fukushima

Dear blog visitor,

Sekedar memberikan sedikit informasi tentang efek langsung gempa bumi dan tsunami Sendai pada PLTN Fukushima;

 

Gempa bumi yang terjadi di Tohoku pada 11 Maret 2011 pukul 14.46 memiliki kekuatan sebesar 9.0 SR di lepas pantai timur laut Jepang dan menghasilkan ground acceleration (PGA) maksimum sebesar 0,52 g (5.07 m/s2), reactor  unit 3 yang mempunyai dasar desain hanya 0.47 g dimana PGA yang terjadi akibat gempabumi tersebut melebihi nilai dasar desain gempa, sedangkan untuk reactor no 4 dan 6, PGA tersebut masih dibawah nilai dasar desainnya.

Ketika terjadi gempabumi, reactor unit 1-3 dalam kondisi beroperasi, tetapi untuk reactor no 4-6  dalam kondisi shut down karena masuk dalam masa pemeriksaan periodic yang telah direncanakan sebelumnya.

Ketika terdeteksi gempabumi, unit 1-3 secara otomatis mengalami shut down, yang disebut juga mengalami SCRAM. SCRAM merupakan salah satu system keselamatan reactor secara otomatis akan memadamkan reactor diman akan terjadi jika nilai-nilai parameter tertentu (diantaranya gempa) terlampaui

Setelah reactor shut down, pembangkitan listrik terhenti. Dalam kondisi normal instalasi dapat menggunakan pasokan listrik eksternal untuk memasok kebutuhan listrik system pendingin dan system kendali, namun gempa bumi menyebabkan kerusakan yang sangat parah pada system pasokan listrik. Diesel generator darurat telah bekerja namun berhenti seketika pada pukul 15.41 (setelah beroperasi hamper 1 jam) dan menghentikan semua pasokan listrik pada reactor.

Pada tapak instalasi telah dibangun dinding laut guna melindungi instalasi dari tsunami, desain diding laut ini untuk mengantisipasi tsunami dengan ketinggian 5,7 meter, namun tsunami yang terjadi setingi 14 meter dan melampaui dinding laut ini, maka terjadilah banjir pada gedung generator listrik darurat.

Setelah terjadinya kegagalan generator listrik darurat, maka system kendali mendapatkan pasokan listrik darurat berasal dari batteray yang mampu bertahan setidaknya 8 jam. Batteray dan gen set mobile dari pembangkit lain datang dalam waktu 13 jam setelah kejadian, namun pekerjaan pemasangan alat pembangkit listrik portable untuk memasok listrik pompa air berlangsung hingga pukul 15.04 hari Jum’at tanggal 12 Maret 2011. Gen set dapat secara normal dihubungkan melalui switching equipment pada area lantai basement gedung, tetapi kondisi lantai basement mengalami banjir. Maka upaya kedaruratan dialihkan dengan cara membangun jaringan listrik baru dan menghidupkan kembali pompa, dan akhirnya pemasangan kabel baru berhasil dilaporkan pada pukul 08.30 waktu setempat.

 

Semoga bermanfaat,

 

Salam

AK


Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s

Categories

%d bloggers like this: