Posted by: Akhmad KHUSYAIRI | March 28, 2011

Masalah Pendinginan dan Pelepasan Zat Radioaktif Pertama pada Reaktor Unit 1

Ayo belajar bersama dari kejadian Fukushima I

 

Pada tangga; 11 Maret 2011 pukul 16.36 waktu setempat, Situasi Darurat Nuklir telah dideklarasikan hal ini disebabkan karena injeksi air pendingin dari ECCS (emergency core cooling system, system pendingin teras darurat) ke dalam teras reactor unit 1 dan unit 2 mengalami kegagalan.

Uap yang berpotensi radioaktif telah keluar dari sirkuit primer ke dalam area containment sekunder, hal ini dilakukan untuk mengurangi kenaikan tekanan pada tanki reactor (RPV).

Setelah tidak mendapatkan pasokan listrik dari luar tapak, reactor unit 1 mulai melanjutkan pendinginan menggunakan system condenser isolasi, tetapi pada tengah malam level air dalam reactor mengalami penurunan dan TEPCO memberikan peringatan bahwa ada kemungkinan pelepasan zat radioaktif.

Pada tanggal 12 Maret 2011, dini hari, TEPCO melaporkan bahwa laju paparan radiasi pada gedung turbin unit 1 mengalami peningkatan dan mempertimbangkan dilakukan venting ke atmosfir untuk menurunkan kenaikan tekanan, dimana hal ini bisa menimbulkan pelepasan zat radioaktiv ke atmosfir.

Kemudian Chief Cabinet Secretary, Yukio Edano, menyatakan bahwa sejumlah kecil zat radiaktif berpotensi lepas ke atmostfir dan akan terbawa angin ke laut. Pada pukul 02.00 dini hari, tekanan dalam containment reactor dilaporkan pada posisi 600 kPa (6 bar), hal ini menunjukkan bahwa tekanan yang ada melebihi kondisi normal yaitu 4 bar.  Pada pukul 05.30 dilaporkan bahwa tekanan didalam reactor 2,1 kali dari kapasitas desain, yaitu 820 kPa.

Pendinginan isolasi dihentikan pada tengah malam hingga pukul 11.00 waktu setempat dan TEPCO mulai menurunkan tekanan dan menginjeksikan air. Seorang pekerja yang bekerja didalam unit 1 pada saat itu menerima dosis radiasi sebesar 106 mSv dan kemudian dikirim ke rumah sakit untuk dilakukan pemerikasaan.

Peningkatan suhu (panas) dalam area containment mengakibatkan peningkatan tekanan, dimana pompa air pendingin maupun kipas (fan) ventilasi yang menggerakkan gas menuju heat exchanger (penukar panas) dalam containment sangat bergantung pada pasokan listrik. Pelepasan gas dari reactor sangat diperlukan jika tekanan dalam tangki reactor sangat tinggi dan hal ini menguntungkan untuk pendinginan setelah terjadinya pendidihan, namun hal ini juga dapat mengakibatkan hilangnya air pendingin dan harus dilakukan penggantian. Jika tidak ada kerusakan pada elemen bahan bakar,maka air didalam reactor seharusnya hanya sedikit radioaktif.

Pada press release TEPCO pukul 07.00, 12 Maret 2011, dinyatakan bahwa pengukuran zat radiokatif, mis: iodine, dll, dengan menggunakan mobil pemantau mengindikasikan peningkatan paparan radiasi dibandingkan dengan kondisi normal.

Pada tanggal 12 Maret 2011, pukul 04.00, laju dosis yang tercatat pada pintu gerbang utama mengalami kenaikan dari 69 nSv/h menjadi 866 nSv/h. Pada pukul 13.30 waktu setmpat, pekerja mendetaksi Cesium 137 dan Iodine 131 didekat reactor unit 1, hal ini mengidikasikan bahwa terjadi kerusakan bahan bakar pada teras reactor unit 1.

Level air pendingin mengalami penurunan yang cukup banyak dimana mengakibatkan sebagian bahan bakar tidak terendam air dan dimungkinkan mengalami pelelehan. Laju paparan pada batas tapak PLTN berada pada pada level yang melebihi batas yang diatur oleh badan pengawas.

Pada tanggal 14 Maret 2011, laju paparan radiasi mengalami peningkatan, pada pukul 02.20, laju paparan mencapai 751 μSv/hour pada suatu lokasi dan pada pukul 02.40 laju paparan terukur 650 μSv/hour dilokasi lain. Pada tanggal 16 Maret 2011 terjadi puncak paparan sebesar 10850 μSv/hour.

 

Salam

 

AK


Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s

Categories

%d bloggers like this: